Profil Alexandra Askandar: Wadirut BNI, Pendidikan, Karier, dan Kekayaan Rp201 Miliar
PROLOG.ID – Nama Alexandra Askandar menjadi perhatian publik setelah ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada Maret 2025. Selain perjalanan kariernya di industri perbankan, besaran gaji dan kekayaan Alexandra juga menjadi topik yang banyak dicari masyarakat.
Alexandra Askandar, yang akrab disapa Xandra, lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 9 Januari 1972. Sebelum bergabung dengan BNI, ia menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selama periode 2020-2025.
Karier Alexandra di sektor perbankan dimulai di Bank Mandiri pada awal 2000-an. Ia memulai perjalanan profesionalnya sebagai Assistant Vice President Corporate Banking pada 2000 hingga 2008.
Setelah itu, Alexandra menempati sejumlah posisi strategis, mulai dari Vice President, Senior Vice President, hingga Senior Executive Vice President Corporate Banking. Ia juga pernah menjabat Direktur Hubungan Kelembagaan pada 2018-2019 dan Direktur Corporate Banking pada 2019-2020.
Dari sisi pendidikan, Alexandra merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Boston University, Amerika Serikat. Ia juga merupakan putri dari Askandar yang dikenal sebagai bankir senior di Indonesia.
Estimasi Gaji Alexandra Askandar
Besaran gaji Alexandra Askandar secara individual tidak dipublikasikan dalam laporan keuangan perusahaan. Namun, remunerasi direksi bank BUMN umumnya terdiri dari gaji pokok, tunjangan tetap, tantiem atau bonus kinerja, serta insentif lainnya.
Pada 2019, total remunerasi dewan direksi Bank Mandiri tercatat mencapai Rp428,36 miliar untuk sekitar 12 orang direksi. Remunerasi tersebut mencakup gaji, tunjangan, tantiem, dan insentif.
Secara umum, remunerasi direksi perbankan BUMN terdiri dari:
- Gaji pokok dan tunjangan tetap.
- Tantiem atau bonus berdasarkan kinerja perusahaan.
- Insentif jangka panjang, termasuk program kepemilikan saham apabila tersedia.
Karena tidak dipublikasikan secara individual, besaran gaji Alexandra Askandar sebagai Wakil Direktur Utama tidak dapat diketahui secara pasti dari dokumen publik.
Kekayaan Alexandra Askandar
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Alexandra Askandar pada 2025 dilaporkan mencapai Rp201,16 miliar.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laporan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp177,3 miliar dan sekitar Rp163 miliar pada periode sebelumnya.
Kekayaan Alexandra meliputi tanah dan bangunan senilai Rp70,46 miliar, surat berharga, kendaraan, serta berbagai aset lainnya yang tercantum dalam laporan LHKPN.
Karier Alexandra Askandar
Perjalanan karier Alexandra Askandar di industri perbankan meliputi:
- 2000-2008: Assistant Vice President Corporate Banking Bank Mandiri.
- Vice President Corporate Banking Bank Mandiri.
- Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri.
- Senior Executive Vice President Corporate Banking Bank Mandiri.
- 2018-2019: Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri.
- 2019-2020: Direktur Corporate Banking Bank Mandiri.
- 2020-2025: Wakil Direktur Utama Bank Mandiri.
- 2025-sekarang: Wakil Direktur Utama BNI.
Penghargaan dan Aktivitas
Selain berkarier di sektor perbankan, Alexandra Askandar aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui Srikandi BUMN.
Ia juga pernah menerima penghargaan Top 100 Most Outstanding Women in Financial Sector atas kontribusinya di industri jasa keuangan.
Biodata Alexandra Askandar
Nama lengkap: Alexandra Askandar
Nama panggilan: Xandra
Tempat, tanggal lahir: Medan, 9 Januari 1972
Pendidikan: Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia, MBA Boston University, Amerika Serikat
Pekerjaan: Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Jabatan saat ini: Wakil Direktur Utama BNI
Ayah: Askandar
